kejujuran tak ada artinya lagi

Kita sekarang hidup di zaman yang serba transparan. Semuanya bak tak dapat dihalau lagi. Meski apapaun busuknya, bagaimanapun ditutupi, pasti semuanya bisa dilihat. Melihat positif dan negatifnya dunia seakan hanya dibatasi oleh kaca transparan. Tapi seakan kebohongan semakin menjadi- jadi, orang pun tak malu menampilkan kebohongan. Seakan bangga dengan kebohongan. Apa yang kalian dapatkan kalau bukan sebuah pengakuan sebagai orang hebat dan nanti sebagai orang busuk. Sekarang kebohongan lebih dihargai, KEJUJURAN TAK ADA ARTINYA LAGI sekarang ini.

Mungkin sebagian orang takut bohong, seakan mengucapkan satu kata yang melenceng dari kenyataan serasa sudah menghancurkan sebuah kota. Tapi dizaman sekarang mereka hanyalah kelompok kecil yang ditutupi oleh busuknya kebohongan sebagian besar orang. Semakin lama mencari orang jujur semakin susah. Meski ada disekitar kita, tapi mereka bagai garam yang larut di air dan tak akan pernah terlihat sampai panas menerjang. Orang yang jujur sudah tak ada artinya, kejujuran sudah tak diakui meski memang tidak dilakukan untuk di akui. Zaman dulu kejujuran sangat banyak dihargai, bertolak belakang dengan zaman sekarang yang bisa dibilang orang jujur itu sangat dibutuhkan tapi tak dapat dicari.

Kebohongan demi kebohongan menerpa. Kita hanya menerima, menerima pembodohan yang diakibatkan kebohongan. Sekolah yang katanya “mencerdaskan” sudah tak dapat lagi dipercaya untuk mencerdaskan. Hanya nilai meski dibayar dengan kebohongan, itu dia nilai yang dilihat sekolah. Kita tidak tahu siapa yang benar-benar pintar dan siapa yang bodoh sampai tombak kejujuran di tancapkan. Apa yang mereka harus banggakan dari nilai yang didapat dari sebuah kejahatan agar mendapat pengakuan dan juga ijazah dengan nilai bagus. Jangan menilai seseorang dari berapa banyak nilai yang dia usahakan, nilailah dari mana dia bisa mendapatkannya. Tak beda dengan mental siswa sekarang, orang dewasa seakan lebih dari yang kita bayangkan. Pemimpin jujur yang sudah sulit dicari, Orang yang mewakili rakyat menghianati rakyatnya sendiri Padahal mereka berdiri diatas rakyat yang hanya mengharapkan kejujuran dan kemakmuran bersama. Apa boleh buat, mereka hanya memikirkan kemakmuran pribadi. Entah bagaimana mereka bisa mendapat jabatan itu, jangan bilang kalau dari kebohongan pula. Perhatikan anak-anak kalau tak mau seperti itu, ambilah tindakan.

Tapi bagaimana tombak kejujuran bisa berdiri kalau setiap hari hanya mewanti-wanti tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. mereka masih kecil, mereka masih remaja, mereka belum bisa mengambil tindakan dengan akal sehat, mereka masih labil. kalian pikir mereka peduli dengan muntahan kata-kata yang kalian keluarkan. Jangan malas mengambil tindakan. Bentuklah besi sebelum besi itu besar dan sulit dibentuk. Mereka tidak perlu sosok tegas untuk membentuk, jika tegas maka besi- besi itu akan patah. Mereka lebih mendengarkan teman dari pada tua bangka yang hanya bisa mengoceh. Maka jadilah teman bagi mereka, jadilah teman yang tak kehilangan wibawa dan martabat, bentuklah mereka sebelum kejujuran hilang seperti sudah terbenam.

Sekian dari saya. jika ada tanggapan, saran, dan kritikan jangan ragu untuk berkomentar.
Dan mohon maaf jika ada kesalahan dan kata-kata yang kurang berkenan………….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.