APAKAH GURU akan DIGANTIKAN TEKNOLOGI?

sumber gambar

Berbicara soal pengajar pasti yang terbayang adalah sosok guru. Memang guru itu sendiri adalah seorang pengajar. Disetiap instansi pendidikan wajib memiliki guru. Dari jaman dulu sampai sekarang guru tetap menjadi kepercayaan semua orang untuk mengajar. Tapi sekarang ini guru punya saingan baru. Akibat kemajuan teknologi yang membuat guru dapat kalah telah hanya dengan rangkainan kabel dan perangkat lunak, guru tidak menjadi satu-satunya pemegang amanah untuk mencerdaskan orang saat kini. Kita tidak dapat menutup mata, guru semakin lama semakin dianggap kuno karena dimakan zaman. Perkembangannya teknologi yang terlampau pesat akibatnya. Meski pengaruhnya masih terbilang kecil, tapi proses penggantian guru dengan teknologi mulai terasa. Sekarang ini mulai bermunculan bimbel online yang murah, kalau mau yang gratisan ada google. Bahkan guru diperkirakan akan digantikan dengan robot. Apakah teknologi bisa menggantikan guru?

Guru memiliki sifat manusiawi seperti dapat lelah, punya batasan, dapat bosan, dapat marah, dan lain-lain. Hal seperti ini tidak mungkin dimiliki teknologi seperti robot yang tidak memiliki kekurangan seperti itu. Bahkan robot sudah ditunjang sengan kecerdasan buatan. Jangan jauh-jauh, google yang sekarang menjadi alternatif bahkan primadona untuk mencari ilmu. Alasannya tidak lain karena lebih praktis, cepat, artikel yang beragam, dan tidak membebani dengan tugas sehingga dapat mencari ilmu sesuka hati. Apalagi sekarang ada bimbel online yang bisa menggantikan bimbel manual atau bahkan sekolah formal. Bimbel online menawarkan harga yang jauh lebih murah dengan segala kepraktisannya dan juga. Dan sekarang semakin bermunculan kekerasan dan tindakan minim moral yang dilakukan oleh guru yang membuat kepercayaan kepada guru semakin memudar.

Guru bisa saja tergantikan dengan teknologi, tapi dengan segala kemampuan teknologi guru masih memiliki segudang kelebihan yang tidak akan dimiliki oleh teknologi. Teknologi memang dapat memberi pengajaran, tapi tidak dapat mendidik secara langsung layaknya guru. Teknologi dapat memberitahu tetang moral tapi tidak akan bisa mengajarkan moral layaknya guru. Guru dapat mengetahui kemampuan peserta didiknya secara manusiawi dan tidak akan dimiliki teknologi. Guru  dapat memberi contoh melalui dirinya atau sikap sehari-harinya, dan teknologi tidak dapat menjadi contoh bagi anak, apakah kita mau suatu saat nanti anak akan bertingkah layaknya robot karena diberi contoh oleh robot? Pasti tidak. Guru juga memiliki kemampuan untuk membuat suasana kelas menjadi serius atau santai dan bahagia dan hal ini tidak bisa dilakukan oleh besi yang sudah di program.

Sekian dari saya. jika ada tanggapan, saran, dan kritikan jangan ragu untuk berkomentar.
Dan mohon maaf jika ada kesalahan………….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.