Fabel : burung pelatuk dan rayap

Photo by Mircea Iancu from Pexels

BURUNG PELATUK DAN RAYAP

pada suatu hari burung pelatuk menjelajahi hutan, alasannya tidak lain adalah mencari tempat tinggal. burung pelatuk dikenal perfeksionis dalam memilih sarangnya. semua pohon yang ia temukan tidak mau ia tinggali karena jelek. seharian mencari sarang membuat burung pelatuk bosan dan kelelahan, ia pun duduk diranting pohon sembari melihat pemandangan sekitarnya.

burung pelatuk:”seharian mencari, tak kunjung dapat pohon mana yang cocok, huh”.

burung pelatuk yang melihat pemandangan tiba-tiba menemukan sesuatu yang janggal. ada sebuah gundukan besar, entah apa itu. gundukan yang aneh membuat mata burung pelatuk tak dapat berpaling. ia hanya melihat gundukan itu sambil bertanya-tanya dalam hati apa sebenarnya gundukan itu

burung pelatuk:”gundukan apa itu?, kok aneh gitu ya, apa isinya ya?”.

burung pelatuk yang membawa rasa penasaran yang besar langsung mendekati gundukan itu. tak hanya sampai disitu, ia bahkan menghancurkan gundukan itu kaarena penasaran apa isinya. tak disangka, setelah dihancurkan burng pelatuk menemukan banyak sekali larva yang merupakan makanan kesukaan ia.

burung pelatuk:”wow!!!, banyak sekali larva, kelihatan enak pula, aku makan aja deh mumpung gak ada yang hewan lain yang bisa rampas larva ini”

burung pelatuk memakan larva-larva itu, kecuali satu larva. setelah kenyang, ia lanjutkan pencarian sarangnya itu. dan tak disangka ada sebuah pohon pohon pinus besar, rindang, dan sangat indah, semua yang dimiliki oleh pohon itu sudah cukup untuk memanjakan mata burung pelatuk. tanpa pikir panjang, burung pelatuk langsung melubangi pohon itu untuk sarangnya.

hari-hari dilalui burung pelatuk dengan bahagia. bagaimana tidak, ia  hidup di pohon yang sangat indah. bahkan untuk keluar mencari makanpun sulit karena tak ingin meninggalkan pohon itu

tapi pada suatu hari, pohon yang indah ituh tiba-tiba roboh. burung pelatuk dengan rasa kesal terbang kebawah tanah untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. ternyata setelah dilihat, kumpulan rayap telah menggigit pohon itu. burung pelatuk pun marah besar. ia langsung memberitahu kepada raja singa

burung pelatuk:”raja, aku ingin melaporkan kelakuan para rayap, mereka merobohkan sarangku yang indah. aku tidak mau tahu, pokoknya mereka harus bertanggung jawab”

raja singa        :”aku tidak percaya, rayap adalah hewan yang bijak dan pekerja keras, ia tidak pernah membuat kegaduhan. bahkan aku baru pernah mendengar berita ini tentang rayap

burung pelatuk:”tapi ini buktinya, apa mungkin dia adalah hewan yang munafik”

setelah itu burung pelatuk langsung menjelek-jelekkan rayap ke semua hewan di hutan. semua hewan yang menganggap rayap baik langsung membencinya. kebencian hewan-hewan bahkan sampai terdengar ke ratu rayap

ratu rayap       :”kenapa semua hewan membenci kita, apa yang sebenarnya terjadi?”

rayap pekerja :”setau aku ratu, burung pelatuklah yang telah mengfitnah kita”

ratu rayap      :”tapi dia tahu kan apa yang telah dia lakukan sampai membawa kemarahan kita”

rayap pekerja :”aku tidak tahu, sebaiknya kita beritahu saja ke raja singa biar burung pelatuk di      hukum”

ratu rayap      :”baiklah, kerahkan semua rayap dan kita akan pergi menemui raja singa”

para rayap pun menemui raja singa. tak ketinggalan burung pelatukpun dipanggil. burung pelatuk pun mengeluarkan argumennya kepada raja singa, bahkan raja singa hampir menghukum para rayap. tapi ada satu rayap kecil yang keluar dari barisan dan berbicara apa yang terjadi

rayap kecil    :”para rayap merobohkan rumah burung pelatuk karena burung pelatuk telah menghancurkan rumah kami dan juga memakan saudara-saudara ku. aku tak dapat malawan karena aku hanyala larva kecil lang belum menjadi rayap”

setelah rayap kecil mengatakan hak itu, raja singa langsung menghukum burung pelatuk. burung pelatuk di usir dari hutan. sejak saat itu burung pelatuk dikenal sebagai hewan yang paling jahat di seluruh penjuru hutan

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.